Snapdragon 8s Gen 4 Bocor: Apakah Realme GT 8 Pro Bakal Turbo Lebih Kencang dari Flagship Tahun Ini?

Kamu akan mendapat gambaran singkat tentang bocoran chip dan apa artinya bagi Realme GT 8 Pro.
Chip ini hadir dengan konfigurasi empat kluster CPU dan GPU yang klaimnya meningkatkan performance harian dan gaming.
Kami ringkas angka benchmark populer dan specs kunci agar kamu bisa melakukan comparison yang realistis dengan flagship lain.
Di sini juga dijelaskan posisi terhadap chip seperti snapdragon elite dan pesaing MediaTek, sehingga kamu punya baseline untuk menilai kecepatan, efisiensi, dan nilai upgrade.
Intinya, fokusnya adalah pada pengalaman nyata: UI responsif, performa gim, kamera, serta konektivitas dalam penggunaan sehari-hari — bukan hanya angka di atas kertas.
Membaca konteks “past”: mengapa perbandingan ini relevan untuk kamu sekarang
Data nyata dari perangkat komersial memberi landasan kuat untuk keputusan beli kamu. Angka Geekbench 6.5 (single 2171; multi 6977), AnTuTu v10 (~1,98–2,04 juta), dan 3DMark (±8077) bukan sekadar angka — mereka menunjukkan bagaimana performance terasa saat kamu membuka aplikasi atau multitasking.
Kami juga mengaitkan hasil web benchmarks (Kraken ~528 ms, Octane ~71.828, WebXPRT 4 ~160,5) sehingga kamu dapat melihat comparison antar perangkat dalam skenario browsing dan kerja produktif.
Perlu diingat, hasil test berbeda karena pengaturan power OEM, pendinginan, dan scheduler cpu. Jadi fokus kami adalah pada tren, bukan satu angka outlier.
- Kami gunakan benchmarks untuk membuat link antara skor sintetis dan pengalaman harian.
- Perbandingan lintas gen membantu melihat lonjakan performa sejak snapdragon gen (3).
- Dengan konteks ini, kamu bisa menilai apakah Realme GT 8 Pro sudah cukup atau butuh pilihan flagship lain.
Snapdragon 8s Gen 4 di Realme GT 8 Pro: arsitektur, clocks, dan fitur yang jadi andalan
Arsitektur perangkat ini dirancang untuk menyeimbangkan tenaga puncak dan efisiensi sehari‑hari. Kamu akan merasakan respons cepat saat buka aplikasi dan frame lebih stabil saat main game kompetitif.
Konfigurasi CPU menempatkan satu core Cortex X4 hingga 3.2 ghz sebagai prime, tiga Cortex A720 hingga 3.0 ghz untuk performa tinggi, serta empat Cortex A720 untuk efisiensi pada 2.8 ghz dan 2.0 ghz. Susunan cores yang seragam pada kluster efisiensi membantu transisi beban jadi mulus.
Performa grafis dan AI
Adreno 825 menjanjikan uplift grafis sekitar 49% dibanding generasi sebelumnya. Dukungan Adreno Frame Motion Engine 2.0 membuat penggandaan frame lebih halus, sementara pipeline AI yang naik ~44% mempercepat fitur kamera komputasional.
- Kombinasi prime X4 dan A720 memberi keseimbangan single‑thread dan multi‑thread.
- GPU lebih kuat untuk efek visual dan stabilitas frame time.
- AI lebih responsif untuk night mode dan bokeh real‑time.
Konektivitas dan kamera
Modem X75 5G (hingga 5 Gbps down) plus FastConnect 7800 membawa Wi‑Fi 7 dan Bluetooth 5.4. Untuk kamera, platform ini gen supports sensor hingga 320 MP atau tiga kamera 36 MP simultan dengan perekaman 4K60, Dolby Vision, dan HDR10+.
| Komponen | Spesifikasi | Manfaat untuk kamu |
|---|---|---|
| CPU | 1× X4 @3.2 ghz; 3× A720 @3.0 ghz; 2× A720 @2.8 ghz; 2× A720 @2.0 ghz | Respons cepat, efisiensi saat tugas ringan |
| GPU | Adreno 825 (uplift ~49%) | Frame lebih stabil di gim berat |
| Konektivitas | Modem X75 5G; FastConnect 7800 (Wi‑Fi 7, BT 5.4) | Streaming dan online gaming lebih lancar |
| Kamera & Video | Dukungan hingga 320 MP; 4K@60 Dolby Vision/HDR10+ | Konten dengan rentang dinamis lebih kaya |
Bandingkan “flagship”: Snapdragon 8 Elite dan Dimensity 9400 sebagai tolok ukur

Untuk memberi gambaran tolok ukur, mari bandingkan dua chip flagship yang mendominasi skor sintetis akhir‑akhir ini.
qualcomm snapdragon elite — kekuatan puncak
qualcomm snapdragon elite dibangun pada proses 3 nm dengan CPU Oryon dan GPU Adreno 830. Pada AnTuTu v10, chip ini mencatat sekitar 2.745.854 points, menegaskan posisi puncak untuk tugas render dan komputasi berat.
Dimensity 9400 — fokus grafis
dimensity 9400 juga 3 nm dan memakai Mali‑G925 Immortalis. Skor AnTuTu mendekati 2.605.867 points, menunjukkan keunggulan sustain GPU untuk sesi gaming panjang.
Intinya, kedua flagship ini unggul pada angka mentah. Namun perbandingan nyata bergantung pada thermal, optimasi OEM, dan solusi pendinginan.
| Chipset | Proses | AnTuTu v10 (±) | 3DMark Sling Shot |
|---|---|---|---|
| qualcomm snapdragon elite | 3 nm | 2.745.854 points | ~7.982 |
| Dimensity 9400 | 3 nm | 2.605.867 points | ~10.632 |
| 8s Gen 4 (tolok ukur) | — | ~2.009.050–2.043.045 points | ~8.077 |
- Perbandingan ini membantu menilai apakah selisih points berpengaruh pada kebutuhanmu.
- Jika kamu butuh puncak mentah untuk render atau gaming ekstrem, flagship penuh lebih relevan.
- Untuk keseimbangan harga‑kinerja, platform yang lebih efisien bisa jadi pilihan lebih masuk akal.
Benchmark sintetis: posisi Snapdragon 8s Gen 4 versus chip flagship

Hasil tes sintetis memberi gambaran jelas di mana posisi chipset ini dibanding rival kelas atas. Kamu dapat melihat apakah perbedaan angka berimbas ke pengalaman sehari‑hari atau cuma selisih pada tabel skor.
Geekbench 6.5 menunjukkan rata‑rata single‑core ~2171 dan multi‑core ~6977. Angka ini menandakan keseimbangan antara burst dan sustain, berguna untuk multitasking dan aplikasi kreatif ringan.
Rentang AnTuTu v10 ada di sekitar 1.975.046–2.043.045 points, dengan rata‑rata ~2.009.050 points dan sub‑skor CPU ~461.990. Itu menempatkan chip sangat dekat di bawah kelas flagship.
Untuk GPU, 3DMark Sling Shot Extreme mencatat rata‑rata 8077 points (min 7707; max 8446). Ini sedikit di atas rata‑rata 7982 pada rival elite, namun masih tertinggal dari Dimensity 9400 yang mencapai ~10632.
- Skor web: Kraken ~528 ms, Octane ~71.828, WebXPRT 4 ~160,5 — menandakan browsing dan skrip kompleks berjalan lincah.
- Frekuensi seperti 3.2 ghz, 3.0 ghz, dan 2.0 ghz membantu memetakan beban kerja pada kluster berbeda.
- Dibanding dimensity 9300, beberapa metrik menunjukkan kemampuan mengejar sambil menjaga efisiensi.
| Uji | Rata‑rata | Implikasi untuk kamu |
|---|---|---|
| Geekbench 6.5 | Single ~2171 / Multi ~6977 | Respons UI dan multitasking lebih seimbang |
| AnTuTu v10 | ~2.009.050 points | Performa harian mendekati flagship |
| 3DMark Sling Shot | ~8077 points | GPU kompetitif untuk gaming, namun non‑teratas |
Catatan praktis: benchmark berguna sebagai barometer. Namun thermal, tuning OEM, dan firmware bisa menggeser score. Jika kamu mau perbandingan lebih luas soal chipset, baca juga chipset yang setara untuk konteks tambahan.
Seberapa penting Snapdragon 8s Gen 4 untuk pengalaman gaming dan grafis?

Performa grafis menentukan seberapa halus game dan visual yang kamu nikmati. Di perangkat dengan Adreno 825, peningkatan kecepatan dan stabilitas frame membuat perbedaan nyata saat kamu main judul kompetitif atau AAA.
Adreno Frame Motion Engine 2.0, HDR, dan stabilitas frame
Adreno Frame Motion Engine 2.0 membantu menjaga frame pacing saat efek berat muncul. Hasil 3DMark Sling Shot Extreme ~8077 menunjukkan kapasitas untuk mencapai target 60–120 fps pada pengaturan menengah‑tinggi di banyak game populer.
Perekaman 4K60 dengan Dolby Vision dan HDR10+ membuat visual lebih hidup. Ini bukan sekadar warna lebih kuat, tapi juga detail bayangan dan highlight yang lebih jelas saat adegan intens berlangsung.
Adreno 825 vs Adreno 830 vs Mali‑G925: efisiensi dan suhu
Pada comparison, Adreno 830 di snapdragon elite unggul di puncak angka mentah. Mali‑G925 pada Dimensity 9400 menunjukkan throughput tinggi. Namun Adreno 825 menyeimbangkan performance dan suhu lebih baik di banyak judul, sehingga sesi panjang jarang berujung throttling.
Perpindahan kluster antara 3.2 ghz dan 2.8 ghz memberi headroom termal. Untuk game yang CPU‑bound, cpu performance yang stabil berdampak langsung pada minimum fps, jadi optimasi firmware dan pendingin vendor jadi faktor penting.
| Aspek | Adreno 825 | Adreno 830 | Mali‑G925 |
|---|---|---|---|
| Rata‑rata 3DMark | ~8077 | ~7982 | ~10632 |
| Keseimbangan performa/suhu | Baik — seimbang | Lebih fokus puncak | Sustain tinggi, but panas lebih |
| Fitur media | 4K60 Dolby Vision / HDR10+ | 4K support | 4K support |
| Hasil untuk gamer | Stabil, cocok long play | Puncak FPS maksimal | Throughput GPU tinggi |
Kecepatan storage dan respons UI: UFS 4.0 serta skor PCMark Storage

Kecepatan penyimpanan kerja nyata sering menentukan seberapa responsif ponsel saat kamu membuka aplikasi berat.
Dengan ufs 4.0, waktu muat aplikasi dan game besar berkurang. Ini langsung terasa pada transisi UI dan waktu membuka level game.
Hasil PCMark for Android Storage 2.0 menunjukkan angka praktis: random write rata‑rata 75,9 MB/s dan sequential write rata‑rata 2931 MB/s. Banyak perangkat berbasis qualcomm snapdragon gen menunjukkan konsistensi skor ini.
- Random write ~75,9 MB/s — penting untuk cache, pesan, dan file kecil yang sering berubah.
- Sequential write ~2931 MB/s — berguna saat menyalin file besar atau merekam video panjang.
- Dalam benchmarks specs, variasi points antar perangkat kecil, namun tuning OEM bisa mengubah burst dan sustain.
| Metode | Rata‑rata | Rentang |
|---|---|---|
| Random write (PCMark) | 75,9 MB/s | 62 – 89,8 MB/s |
| Sequential write (PCMark) | 2931 MB/s | 2484 – 3377 MB/s |
| Implikasi praktis | Respons UI & multitasking | Instalasi cepat, update game lancar |
Test storage yang konsisten memberi score I/O yang siap untuk multitasking modern. Meskipun cpu ikut berperan dalam antrian I/O, kombinasi UFS 4.0 dan software menjaga latensi rendah. Hasilnya: kamu menghabiskan lebih sedikit waktu menunggu dan lebih banyak waktu berinteraksi dengan konten.
Snapdragon 8s Gen 4: performa, modem, dan fitur kamera untuk kebutuhan harian
Untuk penggunaan sehari‑hari, platform ini menggabungkan konektivitas cepat dan fitur kamera yang langsung terasa saat kamu beraktifitas.
Modem X75 menghadirkan 5G global dengan kecepatan download sampai 5 Gbps dan upload hingga 3,5 Gbps. Dukungan bands luas membuat sinyal lebih stabil saat pindah‑pindah kota atau roaming.
FastConnect 7800 membawa Wi‑Fi 7 dan Bluetooth 5.4 LE Audio. Hasilnya, streaming 4K dan cloud gaming jadi mulus meski banyak perangkat terhubung di rumah.
- Kamera: platform ini support sensor hingga 320 MP atau tiga sensor 36 MP bersamaan. Fleksibilitas ini membantu kamu menangkap detail dan dynamic range lebih baik.
- Video: perekaman 4K@60 dengan Dolby Vision dan HDR10+ membuat footage siap bagikan tanpa editing berat.
- Performa: skor rata‑rata Geekbench dan AnTuTu (~2 juta) memperlihatkan UI responsif, multitasking lancar, dan loading aplikasi cepat.
- Gaming: Adreno 825 dengan Frame Motion Engine 2.0 menjaga frame lebih stabil dan menurunkan kemungkinan perangkat cepat panas.
| Aspek | Manfaat untuk kamu | Ringkasan specs |
|---|---|---|
| Konektivitas | Koneksi cepat, roaming stabil | Modem X75, Wi‑Fi 7, BT 5.4 |
| Kamera & Video | Detail tinggi, perekaman siap unggah | 320 MP / 3×36 MP, 4K60 Dolby Vision |
| Performa harian | UI halus dan multitasking | Skor sintetis ~2 juta |
Secara keseluruhan, chip ini menyatukan modem, ISP, dan GPU untuk pengalaman sehari‑hari yang konsisten. Jika kamu butuh perbandingan lebih dalam soal performa dan specs, lihat juga perbandingan performa.
Apakah Snapdragon 8s Gen 4 cukup untuk menyamai “flagship speed” tahun ini?
Apakah performa harian terasa setara dengan flagship kelas atas, atau hanya mendekati pada kondisi tertentu? Jawabannya bergantung pada apa yang kamu utamakan: puncak angka atau keseimbangan nyata antara performa dan suhu.
CPU performance vs efisiensi daya: mana yang lebih terasa untuk kamu
Jika kamu mengejar angka puncak, chip seperti qualcomm snapdragon elite dan Dimensity 9400 jelas unggul pada AnTuTu (sekitar 2.745.854 dan 2.605.867 points).
Namun, dalam pemakaian sehari‑hari 8s Gen 4 mencatat AnTuTu ~1,975–2,043 juta, Geekbench single ~2171 / multi ~6977, dan 3DMark ~8077. Itu membuatnya terasa responsif dan adem saat sesi panjang.
- Jika “flagship speed” berarti peak points, flagship penuh lebih unggul secara mentah.
- Tapi untuk UI, multitasking, dan gaming berjam‑jam, efisiensi dan thermal headroom sering berdampak lebih besar.
- Untuk beban render video berat, perbedaan waktu eksekusi akan terlihat; untuk penggunaan umum, selisihnya sering tidak dramatis.
| Aspek | Hasil & Implikasi |
|---|---|
| AnTuTu / points | Flagship ~2.6–2.7M vs 8s Gen 4 ~1.98–2.04M — puncak lebih tinggi pada flagship |
| Geekbench / 3DMark | 8s Gen 4 menunjukkan keseimbangan: respons UI baik, GPU stabil untuk gaming kompetitif |
| Nilai praktis | Harga perangkat dan efisiensi sering membuat 8s Gen 4 “nyaris flagship” |
Kalau kamu perlu data teknis lebih dalam untuk perbandingan, cek juga hasil pengujian di laporan benchmark lengkap.
Kesimpulan
Secara praktis, hasil pengujian menunjukkan keseimbangan nyata antara performa dan efisiensi yang penting untuk penggunaan harian.
Platform ini menyatukan CPU dengan prime core 3.2 ghz, banyak cores efisien, dan GPU yang stabil. Skor seperti Geekbench, AnTuTu ~2 juta, dan 3DMark ~8077 memperlihatkan kapasitas nyata tanpa mengorbankan suhu.
Modem X75, Wi‑Fi 7, storage UFS 4.0, dan support kamera 320 MP + 4K60 memberi fitur lengkap untuk streaming, foto, dan video. Dibanding snapdragon elite atau dimensity 9300, perbedaan puncak ada, tapi pada pemakaian sehari‑hari gap terasa kecil.
Kesimpulannya, jika kamu cari nilai hampir flagship dengan efisiensi dan pengalaman cepat, perangkat ini adalah pilihan yang solid berdasarkan benchmarks specs dan test nyata.
