Opini

Pembentukan BPH Pomparan Raja Sipahutar Op. Sahata/Boru dan Bere Segera Diharapkan

Pembentukan Badan Pengurus Harian (BPH) Pomparan Raja Sipahutar Op. Sahata/Boru dan Bere menjadi hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat Sipahutar. Dalam tujuh tahun terakhir, organisasi ini telah berfungsi dengan baik, meskipun mengalami beberapa tantangan kepemimpinan. Peristiwa ini menciptakan kebutuhan untuk merestrukturisasi kepengurusan agar roda organisasi dapat berfungsi kembali dengan optimal.

Kondisi Terkini BPH Pomparan Raja Sipahutar

Setelah tujuh tahun berdiri, BPH Pomparan Raja Sipahutar Op. Sahata/Boru dan Bere telah beroperasi dengan berbagai posisi yang diisi, termasuk Penasehat, Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Umum. Organisasi ini juga memiliki beberapa seksi yang berfungsi di wilayah Jabodetabek.

Namun, takdir membawa perubahan ketika Ketua Umum yang terpilih, Lamsar Sipahutar, dipanggil kembali ke hadapan Tuhan. Kehilangan ini menciptakan kekosongan yang signifikan dalam kepemimpinan organisasi.

Pemimpin Sementara dan Tantangan yang Dihadapi

Untuk mengatasi kekosongan yang ditinggalkan, Marangkup Sipahutar ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua. Meskipun roda organisasi masih dapat berputar, terdapat tantangan yang muncul karena Sekretaris juga mengundurkan diri. Hal ini membuat situasi menjadi lebih rumit dan membutuhkan perhatian segera agar keberlangsungan dan efektivitas organisasi tetap terjaga.

Dalam beberapa kesempatan, Pomparan Op. Sahata tetap menunjukkan eksistensinya di berbagai acara adat yang berlangsung di komunitas Sipahutar. Keberadaan mereka di tengah acara-acara ini menunjukkan komitmen dan dukungan terhadap tradisi dan budaya yang dianut.

Perlunya Pembentukan BPH yang Baru

Namun, untuk meningkatkan efektivitas dan keberlangsungan organisasi, disarankan untuk membentuk BPH yang baru. Perubahan ini tidak memerlukan modifikasi besar terhadap Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART), hanya perlu dilakukan revisi kecil agar tetap relevan dengan kondisi terkini. AD/ART yang ada sebelumnya sudah terbukti berjalan dengan baik dan dapat dijadikan dasar untuk pengembangan lebih lanjut.

Dukungan dari Seluruh Anggota

Seluruh anggota Pomparan Op. Sahata Sipahutar diharapkan memberikan dukungan penuh terhadap momentum penting ini. Pemilihan Penasehat, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara yang baru sangat krusial untuk memastikan kelangsungan dan perkembangan organisasi. Saat ini, posisi Bendahara masih dipegang oleh Boru Silitonga (Batu Giok), yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

Persiapan Pemilihan BPH

Kita patut memberikan apresiasi atas terbentuknya panitia pemilihan BPH Pomparan Op. Sahata. Panitia ini dipimpin oleh Olmes Marianto Sipahutar (Op. Rondi) sebagai Ketua, Parman Sipahutar (Op. Pangamal) sebagai Sekretaris, dan Saurtua Sipahutar (Op. Boksi) sebagai Bendahara. Pembentukan panitia ini dilaksanakan pada hari Jumat, 3 April 2026, di Resto Nabonggal dan dihadiri oleh perwakilan dari tiga organisasi, yaitu Op. Pangamal, Op. Boksi, dan Op. Rondi.

Harapan Terhadap Panitia Formatur

Adalah harapan bersama bahwa panitia formatur pemilihan BPH Op. Sahata dapat segera merealisasikan pelaksanaan pemilihan. “Mari kita dukung kinerja panitia agar pemilihan BPH dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Marangkup Sipahutar, selaku Plt. Ketua Pomparan Op. Sahata se-Jabodetabek. Dukungan ini sangat penting untuk memastikan bahwa proses pemilihan berjalan lancar dan sesuai harapan seluruh anggota.

Keberadaan Anggota dalam Acara Pemilihan

Acara pemilihan panitia formatur BPH Op. Sahata dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Juanda Sipahutar, Marangkup Sipahutar, Maurits Sipahutar, Tumpal Sipahutar, Leonard Sipahutar, Daron Sipahutar, SH, Pererson Sipahutar, Saurtua Sipahutar, Parman Sipahutar, serta Bendahara Umum, Boru Silitonga. Kehadiran beberapa ibu-ibu dari keluarga juga menambah kehangatan dalam acara tersebut.

Dengan dukungan dan semangat bersama, diharapkan Pomparan Raja Sipahutar Op. Sahata/Boru dan Bere dapat melanjutkan perjalanan dan cita-citanya untuk memperkuat komunitas serta melestarikan nilai-nilai budaya yang telah ada selama ini. Pembentukan BPH yang baru adalah langkah penting menuju masa depan yang lebih baik bagi seluruh anggota dan masyarakat Sipahutar.

Back to top button