#Headline

Wakil Gubernur Sumut Surya Menegaskan Komitmen Mempertahankan Stabilitas Daerah di Depan Menko Polkam

Dalam konteks politik dan keamanan, Surya, Wakil Gubernur Sumatera Utara, menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas di provinsi tersebut. Hal ini tidak hanya melibatkan peran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) tetapi juga membutuhkan kerjasama yang intens dengan pemerintah pusat.

Komitmen Wakil Gubernur Sumut Surya

Surya mengungkapkan komitmen ini ketika menghadiri acara silaturahmi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago. Acara ini juga dihadiri oleh para pemimpin Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) I/Bukit Barisan di Jalan Gatot Subroto, Medan.

Surya menekankan bahwa stabilitas daerah tidak hanya tergantung pada kekuatan institusi pemerintah dan aparat keamanan. Namun, juga sangat membutuhkan peran aktif dari tokoh masyarakat, yang bertindak sebagai penyejuk dan pengayom di tengah kehidupan sosial.

Kemajemukan Sumatera Utara

Surya menegaskan bahwa Sumatera Utara adalah provinsi yang sangat majemuk. Hal ini terlihat dari berbagai aspek, termasuk suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Menurutnya, keberagaman ini merupakan kekuatan besar yang harus dijaga melalui semangat toleransi dan kebersamaan.

“Tokoh agama dan tokoh adat memiliki peran penting dalam menjaga harmonisasi dan kerukunan di tengah masyarakat,” ujar Surya.

Visi Pembangunan Sumut

Lebih jauh, Surya menjelaskan bahwa Pemprov Sumut saat ini menerapkan visi pembangunan daerah yang bertajuk Kolaborasi Sumut Berkah. Dalam visi ini, pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Untuk mewujudkan visi ini, Pemprov Sumut mendorong beberapa langkah strategis pembangunan. Beberapa di antaranya adalah penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pentingnya Kerja Sama Forkopimda

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, mengingatkan para anggota Forkopimda agar tetap solid dan kompak dalam menjalankan tugas pemerintahan untuk kepentingan masyarakat. “Semua yang kita lakukan adalah untuk mensejahterakan rakyat. Jangan membawa perasaan masing-masing, karena rakyat membutuhkan kita. Curahkan perhatian kita sepenuhnya untuk rakyat,” tegasnya.

Perhatian pada Persoalan Sosial

Dalam kesempatan tersebut, Djamari juga menyoroti beberapa persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama. Beberapa di antaranya adalah peredaran narkoba, aksi premanisme, penyebaran berita hoaks, hingga praktik judi online yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Peran Forkopimda dan Tokoh Agama

Djamari menekankan pentingnya peran Forkopimda dan tokoh agama dalam merangkul generasi muda. Hal ini bertujuan agar mereka dapat terlibat aktif dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan daerah. “Bagaimana kita melibatkan anak-anak muda, merangkul mereka, serta memberikan ruang untuk berkontribusi dalam pembangunan dan menjaga persatuan,” ujarnya.

Meluruskan Isu Hoaks

Menko Polkam juga meminta tokoh masyarakat dan jajaran Forkopimda untuk segera meluruskan berbagai isu hoaks yang berkembang di tengah masyarakat. Beberapa isu yang dimaksud adalah isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan krisis pangan. Menurutnya, pemerintah memastikan ketersediaan energi dan pangan nasional tetap aman dan mencukupi.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir mantan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Anggota DPR RI Musa Rajekshah, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, unsur Forkopimda Sumut, serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama di Sumatera Utara.

Back to top button